1 min read

Menangkap Serpihan Pikiran

Idenya dari Sayd al-Khatir, kadang ada pikiran-pikiran aneh dan unik yg numpang lewat. Aku coba catat di sini.

Menikmati kopi (manual brew/v60 tanpa gula) kok hanya karena rasanya enak dan nikmat, menikmati kopi itu seni, kalau karena rasanya enak, sebaiknya minum yg manis-manis saja. Kopi nikmat itu bisa karena ditemani cuaca yg adem sehabis hujan, awan yg mendung, langit yang cerah, buku yg menarik, apapun itu.. Jangan terpaku hanya pada rasa kopi, karena kadang rasanya ambyar. Sama seperti hidup, banyak hal yg tidak bisa kita kendalikan, mulai melihat sesuatu yg bisa kita kendalikan dan nikmatilah.
Aku adalah orang paling bodoh jika berani mengomentari hidup orang lain.
Sebelum mencoba menyelesaikan masalah, cari tahu sumber masalahnya terlebih dulu, jangan-jangan yg kita selesaikan hanya bayang-bayang dari masalah saja. Bukannya mengatasi masalah, malah hanya menundanya agar tdk kembali terlalu cepat.
Definisikan cukupmu. Jika tidak, nafsu akan selalu mendikte. Ketahuilah, nafsu itu tak pernah puas, jika dituruti akan terus meminta lebih, kenikmatan nafsu pudar lebih cepat saat telah kita miliki daripada sebelum kita miliki.
Apa arti kebahagiaan dan kesengsaraan saat kita dihadapkan pada kematian?, apakah kita akan masih mengingat-ingat kebahagiaan dan kesengsaraan kita di saat seperti itu?, atau keduanya hilang?. Sama halnya dengan umur panjang, apakah ia ada artinya di hadapan "saat ini"?. Maha benar Allah SWT yang mengatakan bahwa ingatan manusia di akhirat nanti tentang dunia tidak lebih seperti hanya kehidupan di pagi, siang atau sore hari, apa artinya usia yg panjang di hadapan "saat ini". Apakah hidupku bermakna?.