1 min read

Selamatkan Diri Sendiri

Zaman yg penuh dengan fitnah, dan manusia yang tidak sadar.

Orang kaya tertipu dengan hartanya, orang miskin tertipu dengan angan-angannya, orang saleh tertipu dengan kesalehannya, orang berilmu tertipu dengan ilmunya, orang "sadar" tertipu dengan pikiran sadarnya.

Apa penyebabnya?, diri sendiri, saya benar-benar masuk ke dalam lubang tipuan itu dengan sadar maupun tak sadar, ketika eksistensi dunia maya lebih penting dari dunia nyata.

Apakah karena manusia yg sudah hilang harapan dengan dunia nyata ingin menjadi khalifah di dunia maya?, bukannya melakukan perbaikan, malah muncul kerusakan baru.

Apa sumber masalahnya?, Ego, keinginan untuk divalidasi, manusia punya kebutuhan untuk eksis, dopamin gratis ada di mana-mana. Dulu, manusia untuk merasakan itu, butuh usaha keras, sehingga bosan sudah menjadi hal biasa.

Manusia zaman sekarang, sangat takut dengan bosan, bosan berarti kehilangan eksistensi, kemudian menyebutnya dengan produktif yg lebih cocok disebut sebagai pelarian karena bosan membuat kita melihat cermin diri sendiri.

Saya pikir, di zaman sekarang, memilih untuk menyelamatkan diri sendiri adalah kebijaksanaan, biarkan orang-orang yg punya kapabilitas yg berbicara, cukuplah bagi saya agar keburukan saya tidak menimpa orang lain.